Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Profil Negara Laos | Karakteristik dan Fakta Lengkapnya

profil dan karakteristik negara laos

Profil Umum

Dengan saat ini memiliki sistem pemerintahan yang berbentuk republik, Laos memiliki nama resmi Sathalanalat Paxathipatai Paxaxon Lao artinya Republik Demokratik Rakyat Laos. Dahulu Laos pernah dijajah oleh bangsa Prancis bersama 3 negara lainnya yaitu Myanmar dan Vietnam. Ketiga negara ini sering disebut dengan Indochina.

Laos memiliki lambang negara yang berisikan gambar pagoda berwarna emas. Pagoda ini merupakan simbol negara dan monumen terpenting di negara ini. Disana juga terdapat jalan raya yang mencerminkan pembangunan infrastruktur, bendungan sungai yang melambangkan tentang melimpahnya sumber daya air di negara ini.

Selain itu juga terdapat simbol hutan dan ladang yang mencerminkan sebagian besar hasil kekayaan negara ditopang dari hasil hutan, juga mata pencaharian penduduk mereka yang berladang. Simbol-simbol tersebut dilingkari oleh simbol roda gigi di bagian bawahnya yang melambangkan negara tersebut dibangun berdasarkan ekonomi industri.

Sebelah kanan dan kirinya dilingkari oleh simbol padi yang mempunyai maksud bahwa negara ini juga merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Simbol padi tersebut diikat oleh pita merah yang bertuliskan semboyan negara yaitu perdamaian, kemerdekaan, demokrasi, kesatuan, kemakmuran, dan juga kejayaan. Sedangkan pita merah di bagian tengah bawah berisikan tulisan Republik Demokratik Rakyat Laos.

Laos juga memiliki bendera yang mengandung unsur 3 warna yaitu putih, biru, dan merah. Bulat putih di tengah melambangkan bulan. Warna biru pada bagian dasar bulat melambangkan tentang kekayaan negara ini. Dan warna merah mengapit warna biru di bagian atas dan bawah yang melambangkan revolusi.

Sejarah Negara Laos

Laos dikuasai oleh kerajaan Khmer yang berpusat di Kamboja sekitar tahun 800-1400-an. Setelah kerajaan ini runtuh maka muncul kerajaan Lan Xang yang akhirnya menjadi cikal bakal negeri Laos saat ini.

Lan Xang memiliki arti seribu gajah dan merupakan inspirasi dari nama Laos saat ini. Kerajaan ini berdiri sekitar 3,5 abad yaitu sekitar tahun 1400-1700-an. Orang-orang ini juga merupakan perpindahan migrasi ras dari wilayah Tiongkok daratan saat ini.

Kerajaan Lan Xang mengalami kemunduran sekitar tahun 1700-an sehingga kerajaan Siam (Thailand saat ini) menduduki wilayah Laos. Akan tetapi kekuasaan Siam tidaklah lama karena pada sekitar tahun 1900-an Laos sudah dijajah oleh Prancis yang juga menyerang Kamboja dan Vietnam menjadikan negara jajahannya menjadi semenanjung Indochina.

Selama Perang Dunia ke II, Jepang juga sempat menduduki wilayah Laos setelah bernegosiasi dengan Prancis. Akan tetapi saat Jepang kalah perang, mereka sempat memberikan kemerdekaan kepada negara-negara jajahannya. Laos sempat mendeklarasikan kemerdekaan seperti Vietnam, akan tetapi pihak Prancis mengambil alih kembali wilayah tersebut, sementara kondisi politik di negara tetangga yaitu Vietnam juga masih berkecamuk.

Pada tahun 1950 menyusul kekalahan Prancis di Indochina, maka kemerdekaan diraih oleh Laos tepatnya pada tanggal 22 Oktober 1953. Akan tetapi bentuk negaranya masih berupa monarki konstitusional (kerajaan) belum berbentuk republik. Laos yang berbentuk kerajaan mengalami ketidakstabilan politik karena adanya kelompok yang mendirikan gerakan komunis pengaruh dari Vietnam Utara.

Vietnam Utara juga masih bertempur melawan pihak Amerika Serikat untuk merebut wilayah Vietnam Selatan. Sementara itu di Laos sendiri berhasil menggulingkan kerajaan dan mendirikan republik demokratik komunis Laos sekitar tahun 1975. Maka dari hari republik mereka diperingati setiap 2 Desember 1957.

Karakteristik Geografi di Laos

Profil Negara Laos secara geografis merupakan satu-satunya negara di ASEAN yang tidak memiliki batas teritorial laut. Negara ini diapit oleh daratan negara lain sehingga disebut land locked country. Sekitar 2% wilayah Laos juga merupakan perairan non laut seperti sungai dan danau. Luas wilayah keseluruhan yaitu sekitar 236.800 km2.

Meskipun begitu Laos merupakan negara yang sangat subur karena dilalui oleh aliran Sungai Mekong sebagai dataran rendahnya. Aliran sungai ini dimanfaatkan untuk pengairan atau irigasi, pembangkit listrik, jalur transportasi, dan yang lainnya.

Batas-batas negara Laos adalah sebelah utara berbatasan dengan Republik Rakyat Tiongkok. Sebelah timur berbatasan dengan Vietnam. Sebelah selatan memiliki batas dengan negara Kamboja dan sebelah barat berbatasan dengan Thailand dan Myanmar. Wilayah Laos sebagian besar merupakan pegunungan dengan puncak tertinggi di Gunung Phou Bia (2.820 m).

Secara astronomis negara ini terletak pada 14 derajad LU - 22 derajad LU dan 100 derajad BT - 107 derajad BT. Sehingga memiliki iklim tropis dengan 2 musim yaitu musim kemarau dan penghujan. Curah hujan yang turun di negara ini sekitar 1500-2500 mm/tahun. Suhu udara biasanya berkisar dari 26-280C. Untuk daerah bagian selatan agak lebih panas daripada bagian utara yang berdekatan dengan Tiongkok.

Karena letak bujur yang sempit, Laos hanya memiliki satu bagian waktu di negaranya yang disebut waktu Indochina (ICT) yakni GMT +7.

Sistem Pemerintahan Laos

Laos beribukota di Vientiane dengan negara berbentuk republik. Ideologi negaranya sama dengan negara tetangganya Vietnam yaitu komunis. Maka dari itu negara ini menganut sistem satu partai, dan partai yang diakui adalah Partai Revolusioner Rakyat Laos (LPRP).

Negara ini mempunyai seorang kepala negara yaitu presiden yang ditunjuk oleh parlemen. Masa jabatan presiden hanyalah selama 5 tahun dan dapat dipilih kembali. Presiden dapat menunjuk seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan tentunya dengan persetujuan dari parlemen.

Kebijakan penting di pemerintahan diambil oleh 9 anggota partai yang sering disebut garda terdepan rakyat dan 49 orang sebagai anggota komite pusat. Secara administratif wilayah Laos dibagi menjadi 16 provinsi, 1 kotapraja (ibukota), dan 1 daerah khusus.

Profil Penduduk Laos

Orang Laos merupakan golongan ras Mongoloid akan tetapi terdiri dari berbagai macam suku. Suku-suku yang ada di Laos misalnya Lao, Khomu, Hmong, Tai, Phouthay, Makong, Katang, Lue, dan masih banyak yang lainnya. Keseluruhan suku-suku ini menyebar di berbagai daratan wilayah dan hidup berdampingan. Penduduknya mayoritas memeluk agama Budha.

Perekonomian utama diperoleh dari sektor pertanian dan perkebunan. Komoditas yang dihasilkan seperti padi, jagung, tembakau, kopi, kapas, pisang, dan masih banyak yang lainnya. Sektor pertambangan juga tidak kalah saing terutama hasil tambang timah dan bijih besi.

Fakta Lainnya dari Negara Laos

Beberapa fakta menarik tentang negara Laos diantaranya:
  • Sama sekali tidak memiliki wilayah perairan. Semua wilayah Laos hanya berupa daratan karena tidak berbatasan dengan laut.
  • Pengkonsumsi ketan tertinggi di dunia. Untuk hidangan sehari-hari mereka biasa mengkonsumsi ketan bahkan ada peribahasa bahwa orang Laos adalah anak-anak ketan.
  • Memiliki julukan Lan Xang artinya negeri seribu gajah. Ternyata bukan hanya Thailand yang dikenal dengan gajah, Laos juga memiliki banyak gajah meski sekarang populasinya sudah banyak berkurang karena perburuan.
  • Negeri paling banyak di bom. Pada saat perang Vietnam, negara ini juga mengalami imbas dengan banyaknya bom yang dijatuhkan. Sehingga dampaknya hingga saat ini ada beberapa kawasan yang tidak berani dijelajahi karena takut masih mengandung bom aktif.

Profil Negara Laos sebagai negara tetangga yang dekat dengan Indonesia sebenarnya cukup menarik. Banyak dipengaruhi oleh negara sekitarnya seperti Vietnam, Thailand, dan Tiongkok bagian Selatan, Laos tetap memiliki ciri khas tersendiri.