Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Profil Negara Australia | Karakteristik dan Fakta Lengkapnya

profil dan karakteristik negara australia

Selain dikenal sebagai negeri Kanguru, profil negara Australia sangat penting untuk digali lebih dalam. Bukan saja karena potensi negaranya, keunikan, tapi juga hal-hal yang membuat negara tersebut menjadi maju seperti saat ini.

Siapa tahu Indonesia bisa meniru hal positif di negara tersebut untuk segera berubah gelar jadi negara maju. Seperti apa wajah Australia jika dipandang dari berbagai sisi pentingnya?

Profil Sejarah Negara Australia

Berdasarkan bukti sejarah, katanya negara ini sudah dihuni manusia sejak 48.000 tahun sebelum hari ini. Masa tersebut sering dibahas sebagai masa pra sejarah dari negara yang ibukotanya terletak di Canberra tersebut.

Beranjak pada abad ke-18, dimana modernisasi mulai berkembang di sana, tapi suku Asli Australia ternyata masih bertahan dengan kemampuan hidup dengan cara berburu, berkebun.

Banyak orang Eropa yang melakukan ekspedisi ke daerah Australia lalu mengklaim beberapa kawasan disana sebagai bagian dari negara mereka. Seperti William Dampier dari Inggris tahun 1688, James Cook 1770 yang berlayar di sejumlah kawasan Pantai Timur kawasan Australia, kemudian memberi nama daerah itu South Wales.

Sejak itu muncul koloni baru di kawasan South Wales, ada Victoria, Australia Selatan, dan Queensland yang berpisah pada era 1836 hingga 1859. kemudian muncul pula Teritorial bagian Utara tahun 1911 yang merupakan pecahan dari Australia Selatan.

Setelah melalui berbagai pendudukan dan perpecahan, awal Januari 1901 dibentuklah federasi enam koloni. Kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Dominion Imperium Britania 1907.

Awalnya Melbourne dijadikan tempat pemerintahan utama, tepatnya pada era 1091 hingga 1927. kemudian dibangun kota Canberra yang saat ini menjadi ibukota Australia dan sangat berkembang.

Letak Geografis dan Astronomis Negara Australia

Kalau dilihat dari sisi geografis, negara yang juga jadi sebuah benua kecil di dunia ini, terletak dengan batasan sebagai berikut:
  • Batas Baratnya dengan Samudra Hindia
  • Batas Timur dengan Samudra Pasifik dan Selandia Baru
  • Batas Utara dengan Papua Nugini, Indonesia, dan Timor Leste
  • Batas Selatan dengan Samudra Antartika

Negara ini memiliki luas maksimal 7.617.930 km2, jika dilihat dari posisinya sebagai negara kepulauan maka Australia menempati urutan pertama dengan kawasan terluas. Garis pantainya saja memiliki panjang hingga 34.218 km2. panjang ini belum termasuk pulau-pulaunya yang ada di lepas pantai.

Sedangkan dilihat dari sisi astronomis, Negara yang memiliki bahasa nasional yaitu bahasa Inggris ini terletak di titik 9 derajat Lintang Selatan sampai 44 derajat Lintang Selatan, serta 112 derajat Bujur Timur sampai 154 derajat Bujur Timur.

Sistem Pemerintahan Australia

Saat ini Australia memakai sistem pemerintahan monarki konstitusional federal. Dimana kepala negaranya adalah Ratu Inggris yang saat ini dipegang oleh Ratu Elizabeth II yang sudah bertahta sejak 1952. Kemudian ada Gubernur Jenderal yang bertanggung jawab langsung kepada ratu.

Untuk pemegang pimpinan pemerintahan negara tersebut diisi oleh Perdana Menteri, yang saat ini diisi Scott Morrison yang sudah terpilih sejak tahun 2018 silam.

Beralih pada penegakan hukum, di negara Kanguru ini terdapat Mahkamah Agung, kemudian untuk perwakilan rakyat terdapat parlemen yang berisikan senat yang merupakan majelis tinggi dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai majelis rendah.

Karakteristik Demografi Negara Australia

Berdasarkan penghitungan pertengahan tahun 2020, estimasi jumlah penduduk Australia saat ini berada di angka 25.466.459 jiwa. Kepadatan penduduknya mencapai 3,4 jiwa/km2, sedangkan angka kelahiran 12,1 kelahiran/1000 penduduk. Jadi, jika dikalkulasikan maka pertumbuhan penduduknya mencapai kisaran 1,03 persen.

Sedangkan soal etnis penduduk, didominasi oleh etnis asli Inggris, 25,9 persen, diikuti etnis Australia asli 25,4 persen. Lalu ada etnis Irlandia, Skotlandia, India, Belanda, Jerman, Italia, Tionghoa hingga etnis penduduk pertama di negara ini yaitu Aborigin.

Sebagai negara yang menjunjung keberagaman, kepercayaan masyarakat disana juga cukup beragam. Tapi, didominasi oleh penganut agama Protestan sebanyak 23,1 persen, Katolik sebanyak 22,6 persen, sedangkan Islam, Hindu, Ortodok, Buddha, dan kepercayaan lainnya merupakan bagian minoritas yang jumlahnya di bawah 10 persen.

Pada bidang pendidikan penduduk, anak usia sekolah akan wajib mengenyam pendidikan dari usia enam tahun hingga 16 tahun atau terhitung 11 tahun. Kemudian ada pendidikan lanjutan dua tahun setelahnya. Penegasan wajib pendidikan ini membuat Australia menjadi salah satu negara dengan angka buta huruf sangat rendah. Sebab yang bisa baca tulis hingga dewasa mencapai 99 persen dari total seluruh warga disana.

Begitu juga dengan bidang kesehatan, dimana masyarakat memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Untuk wanita bahkan mencapai 83,5 tahun sedangkan pria 78,7 tahun. Salah satu alasannya adalah perawatan kesehatan yang sangat maksimal melalui berbagai upaya dan sarana pendukungnya.

Karakteristik Budaya Australia

Kebudayaan di Australia tak lepas dari pengaruh budaya kawasan Eropa terutama Inggris dan sekutunya. Hal ini bisa dilihat dari berbagai aktivitas dan bukti budaya yang masih ada sampai saat ini.

1. Rumah Adat
Nama rumah asli / rumah adat asli dimana dibangun di Australia yakni Queenslander. Konstruksinya masih mempertahankan bahan kayu, kemudian arsitektur rumah panggung, dengan tangga menuju rumah pada bagian depannya.

Hingga sekarang, masih dapat dilihat dengan jelas jika penduduk yang mempertahankan pemakaian bangunan ini khususnya pada daerah Queensland juga sejumlah daerah yang lain.

2.Baju Adat
Sejumlah pakaian adat masih eksis digunakan oleh warga Australia. Diantaranya Augemwalli yang dipakai oleh warga di kawasan Selat Torres, kemudian Topi gabus, topi bungkuk Akubra, celana moleskin, kemeja jenis bush untuk pria. Pakaian ini biasa dipakai oleh warga Australia keturunan Eropa.

Ada juga jubah possum dan pakaian yang dibuat dari serat yang menjadi pakaian adat suku asli Australia yaitu suku Aborigin.

3. Tarian
Walaupun sudah masuk era modern, sejumlah daerah di Australia masih mempertahankan budaya leluhur. Diantaranya tarian tradisional Tiwi yang sering dipertontonkan oleh suku Aborigin pada berbagai kesempatan.

4. Kesenian
Banyak kesenian asli Australia yang bisa dilihat langsung pada berbagai kesempatan. Sebab banyak festival kesenian yang sering digelar di negara tersebut. Ada festival Yabun dari pribumi asli Australia, Aboriginal dance festival, dan Tjungu Festival.

5. Makanan
Jika Anda berkunjung ke Australia, akan mudah menemukan sejumlah makanan asli negeri Kanguru tersebut. Seperti vegemite yang merupakan selai olesan roti untuk sarapan yang dibuat dari bahan seperti sejumlah minera, ragi dan garam. Kemudian ada pie daging cincang yang diberi saus tomat, rasanya sangat otentik dan berbeda dari pie pada umumnya yang bercita rasa manis.

Ada juga roti damper yang disebut sebagai roti soda, karena bahan pembuatannya yang unik dan proses pembuatannya dengan cara mengubur roti pada perapian panggangan hingga mencapai tingkat kekerasan tertentu. Aroma dan rasanya jadi sangat khas dan membuat ketagihan.

Demikianlah hal-hal menarik seputar profil negara Australia. Mungkin selama ini Anda belum tahu dan jadi takjub dengan berbagai informasi penting di atas. Yang pasti, sebagai salah satu negara maju, Australia punya segudang potensi dan nilai positif yang bisa ditiru oleh banyak negara tetangganya termasuk Indonesia.