Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Profil Negara Singapura (Singapore) | Fakta Lengkap dan Informasi Menarik

profil singapura

Profil Singapura - Ketika membahas mengenai profil Negara Singapura, maka ada beberapa hal yang penting untuk diulas. Singapura merupakan salah satu negara yang berada di Benua Asia, tepatnya di kawasan Asia Tenggara, di Semenanjung Malaya. Negara ini berada pada 137 km di bagian utara dari garis khatulistiwa.

Singapura merupakan salah satu pusat keuangan terdepan di dunia, bahkan berada di peringkat ketiga. Meskipun negara ini memiliki wilayah yang tidak luas, bahkan hanya beberapa km persegi saja, tetapi Singapura merupakan kota dunia kosmopolitan yang mempunyai pengaruh besar dalam keuangan dan perdagangan internasional.

Dalam pembahasan negara Singapura kali ini, akan diulas beberapa hal penting, beberapa di antaranya adalah tentang sejarah Singapura, geografis, penduduk, pemerintahan, maupun fakta, dan informasi menarik lainnya tentang negara ini.

Sejarah Singapura

Perlu diketahui bahwa sebelumnya, Singapura merupakan bagian dari Federasi Malaysia. Namun pada 9 Agustus 1965, Singapura membentuk negara sendiri secara utuh. Hal ini ditetapkan setelah dilakukannya pemungutan suara oleh parlemen Federasi Malaysia.

Sebenarnya sejarah nama Singapura berasal dari kata “Singa” dan “Pura”, yang artinya Kota Singa. Sebelum namanya menjadi Singapura, negara ini disebut sebagai kota Tumasik. Wilayah bagian ini merupakan bagian dari negara Sriwijaya di Palembang.

Dibandingkan dengan negara lainnya di Asia Tenggara, bahkan di dunia, Singapura merupakan negara yang sangat maju. Negara ini dibangun oleh seseorang yang bernama Sir Stamford Rafles. Untuk memajukan Singapura, Rafles melakukan kerjasama dengan wakil dari The British East India Compani. Tujuannya adalah supaya Singapura bisa menjadi wilayah untuk berdagang sekaligus bermukim.

Awalnya, saat Singapura merdeka, pemerintahannya masih di bawah pemerintahan Inggris. Hal ini terjadi karena kemerdekaan Singapura diberikan oleh Inggris. Pemimpin pertama Singapura adalah Lee Kuan Yew, yang popular sebagai tokoh pembangun Singapura modern.

Kondisi Geografis Singapura

Singapura berada di paling ujung sebelah selatan Semenanjung Malaka. Luas wilayahnya hanya sekitar 660 km persegi. Bahkan luas wilayah ini diibaratkan hanya seluas satu kota saja. Dibandingkan Brunei Darussalam, Singapura memiliki wilayah yang lebih kecil.

Negara ini secara astronomis berada antara 1 derajat 15’ LU – 1 derajat 26’ LS dan 103 derajat BT – 104 derajat BT. Singapura merupakan negara pulau di mana terdapat sekitar 60 pulau kecil. Adapun pulau-pulau tersebut antara lain adalah Pulau Ubin, Tekong Besar, Sentosa, Jurong, dan Ayer Chawan. Dibandingkan dengan pulau-pulau kecil lainnya di Singapura, pulau-pulau tersebut terbilang lebih luas.

Perlu diketahui bahwa Singapura melakukan reklamasi pantai sehingga dapat menggabungkan beberapa pulau kecil menjadi pulau yang lebih besar. Hal ini bertujuan supaya wilayah daratan di Singapura menjadi lebih luas. Hal ini telah dilakukan sejak 1960-an. Bahkan hutan bakau hampir habis karena telah berubah menjadi wilayah daratan.

Adapun batas-batas negara Singapura antara lain adalah sebagai berikut:

  • Utara : Malaysia dan Johor
  • Selatan : Indonesia (Selat Malaka) dan Selat Singapura
  • Timur : Malaysia dan Laut Cina Selatan
  • Barat : Malaysia dan Samudra Hindia

Kondisi Sosial dan Penduduk Singapura

Seperti yang telah diketahui bahwa Singapura merupakan negara yang wilayahnya cukup sempit. Singapura bahkan merupakan salah satu negara yang kepadatan penduduknya terbilang tinggi. Pada tahun 2008, populasi penduduk di Singapura mencapai 4,6 juta jiwa. Sementara itu, angka pertumbuhan di Singapura mencapai 1,08 persen.

Dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan penduduk di Singapura terbilang pesat. Singapura memiliki ciri-ciri penduduk yang support ratio, yaitu rasio yang digunakan untuk mengomparasikan individu yang produktif dengan yang tidak produktif, dilihat dari perspektif ekonomi. Namun mayoritas penduduk Singapura berada di usia produktif.

Penduduk Singapura sebagian besar adalah bangsa pendatang dari negara lain. Adapun kelompok etnis di Singapura antara lain adalah Cina (77,3 persen), Melayu (14,1%), India dan Pakistan (7,3 persen), dan etnis lainnya (1,3 persen).

Penduduk Singapura umumnya bekerja pada sektor jasa dan perdagangan. Bahkan pembangunan ekonomi di Singapura sangatlah pesat. Singapura menjadi salah satu pusat perdagangan yang terbesar di dunia, karena letaknya yang cukup strategis. Itulah yang menjadikan Singapura menjadi negara yang perekonomiannya maju di Asia Tenggara.

Pemerintahan Negara Singapura

Bentuk negara Singapura adalah republik parlementer. Sementara sistem pemerintahannya adalah parlementer unikameral Westminster. Singapura menetapkan konstitusinya adalah demokrasi perwakilan, dan hal ini menjadi sistem politik yang dianut. Di Singapura terdapat partai yang mendominasi ranah politik pemerintahan, yakni Partai Aksi Rakyat. Partai tersebut acapkali memenangkan kekuasaan dan berhasil menduduki kursi parlemen pada setiap pemilu yang berlangsung.

Kekuasaan eksekutif di Singapura dipimpin oleh perdana menteri dan dipegang oleh kabinet. Sementara itu, presiden adalah jabatan seremonial dan hal ini sudah berlaku turun-temurun secara historis. Presiden mendapatkan hak veto pada 1991 untuk melakukan beberapa keputusan penting. Misalnya adalah untuk memutuskan pemakaian keuangan cadangan nasional serta melakukan penunjukan terhadap jabatan yudisial. Untuk jabatan legislatif, diduduki oleh parlemen.

Pemilihan parlemen di Singapura didasarkan atas keberagaman atau pluralitas kelompok. Hal ini sesuai dengan UU Pemilihan Parlemen tahun 1991. Tujuannya adalah supaya setiap kelompok dapat terwakilkan kepentingan dan aspirasinya di parlemen. Umumnya, anggota parlemen mendapatkan jabatannya melalui pemilu. Salah satu kehebatan dari politik pemerintahan di Singapura adalah bahwa Singapura merupakan negara yang tingkat korupsinya rendah.

Fakta Menarik Lainnya

Berikut ini merupakan beberapa fakta menarik lainnya dari negara Singapura yang wajib diketahui:

1. Wajib Menikah Saat Usia di Atas 30 Tahun
Salah satu keunikan dari Singapura yakni bahwa orang yang berusia di atas 30 tahun diwajibkan menikah. Hal ini sudah didukung oleh pemerintah Singapura. Singapura bekerja sama dengan agen biro jodoh sehingga warga Singapura lebih mudah untuk menemukan pendampingnya.

2. Bandara Terbaik Ada di Singapura
Singapura memiliki bandara yang bernama Changi Singapura. Bandara ini merupakan bandara terbaik di dunia dan mendapatkan penghargaan pada World Airport Awards 2017. Fasilitas di bandara tersebut sangat lengkap dan membuat orang-orang nyaman. Setiap layanan yang ada di Bandara Changi sangatlah mumpuni.

3. Membeli Pasir dari Negara Lain
Seperti yang telah diketahui bahwa Singapura sudah sejak lama melakukan reklamasi pantai. Untuk menutup wilayah pantai guna memperluas daratan, Singapura ternyata membeli pasir dari negara lain. Reklamasi pantai di Negara Singapura ini akan dilakukan sampai tahun 2030, sehingga wilayah Singapura menjadi semakin luas.

4. Tinggi Bangunan Tidak Boleh Melebihi 280 m
Singapura memang negara dengan 1001 larangan. Ada banyak sekali pengaturan yang ada di negara tersebut, termasuk dalam mendirikan bangunan. Di Singapura, tidak boleh ada gedung yang melebihi tinggi 280 meter. Bahkan hingga saat ini, hanya ada total tiga gedung dengan tinggi 280 m di Singapura, yaitu United Overseas Bank Plaza One, Republic Plaza, dan Overseas Union Bank Centre.

Demikianlah penjelasan seputar profil negara Singapura secara lengkap. Perlu diketahui bahwa Singapura ini menjadi salah satu trend center dalam beberapa bidang. Tidak heran apabila negara ini terus maju.