Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Karakteristik Benua Australia-Oseania [Lengkap Ciri-Ciri dan Faktanya]

karakteristik benua australia-oseania

Sejarah Penemuan Benua Australia

Sejarah penemuan benua ini akan selalu menarik untuk dibahas karena masih juga terjadi perdebatan hingga saat ini. Australia yang terletak di bagian selatan bumi saat ini dihuni oleh orang kulit putih Eropa. Penemuan ini juga tidak terlepas dari adanya ekspedisi penemuan dunia baru oleh bangsa Eropa.

Dalam catatan sejarah disebutkan bahwa seorang berkebangsaan Belanda yaitu William Janzs pertama kali berlabuh di Semenanjung York sekitar tahun 1600-an. Ia adalah seorang komandan kapal Duyfken yang tercatat sebagai orang pertama Eropa pertama yang singgah di Australia. Ada juga seorang bernama Hendrik Brouwer yang berlayar melintasi pulau Jawa dan Indonesia di tahun 1611. Orang lainnya bernama Abel Tasman menjelajah Tasmania dan Selandia Baru.

Akan tetapi, benua Australia diklaim diketemukan oleh seorang pelaut Inggris bernama James Cook sekitar tahun 1700-an. Ia berlayar melalui Oseania sehingga tiba di pantai timur Australia. Ia juga menemukan 2 pulau di Selandia Baru sehingga wilayah ini dijadikan wilayah jajahan Inggris. Awalnya disebut terra in cognita atau daratan tak bernama.

Karena letaknya di selatan bumi, maka benua Australia disebut sebagai benua bawah atau Australia. Sedangkan bahasa Australia sendiri berasal dari bahasa latin terra Australis yang artinya daratan di bagian selatan.

Ke depannya wilayah ini dijadikan tempat pembuangan tahanan oleh kerajaan Inggris. Setelah ditemukannya emas, mereka menghentikan pembuangan tahanan dan mulai berdatangan ke wilayah ini.

Karakteristik Geografis Benua Australia-Oseania

Australia merupakan benua di kawasan selatan bumi secara astronomis terletak di 9 derajad LS - 45 derajad LS dan 113 derajad BT - 154 derajad BT. Adapun batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:
  • Utara : Indonesia dan Papua Nugini
  • Timur : Selandia Baru
  • Selatan : Antartika
  • Barat : Samudra Hindia

Luas wilayah Australia adalah sekitar 7.682.300 km2. Panjang wilayahnya sekitar 3.700 km membentang dari Tanjung York di Utara hingga tanjung Selatan di Tasmania. Sedangkan lebarnya mencapai 3.200 km dari pantai timur ke pantai barat.

Wilayah bagian barat didominasi oleh dataran tinggi dengan kontur yang cenderung berbatu dan sedikit curam seperti pegunungan Mac Donnel dan Musgrave. Selain itu juga terdapat batu karang terbesar di dunia yaitu Ayers Rock. Panjangnya sekitar 2,4 km lebar 1,6 km dan tinggi sekitar 335 m. Bagian ini juga merupakan bagian yang kering dan tandus sehingga banyak terdapat gurun pasir seperti gurun Victoria, Pasir Besar Australia, dan Gibson.

Sedangkan wilayah bagian tengah merupakan dataran rendah yang sangat luas seperti dataran rendah Murray Darling. Dataran rendah yang subur karena memiliki cadangan air yang cukup banyak. Sehingga kawasan ini digunakan untuk pertanian dan perkebunan. Wilayah ini juga dilewati oleh 2 sungai terpanjang di Australia yaitu sungai Darling dan Murray. Selain itu di bagian ini juga terdapat beberapa danau seperti danau Eyre, Amadeus, Disappointment, Mackay, Carey, dan yang lainnya.

Bagian Timur merupakan kawasan pegunungan yang membentang dari Tanjung York hingga Tasmania sering disebut dengan Eastern Highland. Atau dapat juga disebut dengan pegunungan Alpen Australia. Gunung tertingginya adalah Kosciusko (2.228 m).

Di bagian pantai timur ini juga terdapat Karang Penghalang besar di Dunia (Great Barrier Reef) yang menyimpan kekayaan biota laut terbesar. Di wilayah ini terdapat sekitar 300 tipe terumbu karang membentang sepanjang 2.600 km.

Kondisi iklimnya juga beragam yakni wilayah Australia Utara beriklim tropis karena dekat dengan khatulistiwa, Australia Selatan beriklim subtropis. Australia Barat dan Tengah beriklim gurun dengan curah hujan yang sangat minim. Australia bagian Tenggara beriklim laut terutama di bagian Victoria dan Tasmania.

Sedangkan Oseania mengacu pada wilayah geografis di bagian timur Australia berupa pulau-pulau kecil yang dikelilingi oleh laut. Tidak banyak wilayah daratan terbentuk, dan didominasi oleh lautan. Iklim tropis dengan matahari sepanjang tahun, pantai-pantai yang indah juga membuat wilayah pasifik selatan menjadi tempat berlibur bagi para wisatawan.

Ciri Khas Penduduk Australia-Oseania

Penduduk asli yang mendiami benua Australia adalah suku Aborigin yang merupakan ras Melanesia dan Polinesia. Begitu juga suku Maori yang mendiami kawasan Selandia Baru. Akan tetapi seiring dengan perkembangan jaman dan kedatangan bangsa Inggris ke wilayah ini, mulai banyak terdapat populasi ras lain yang mendiami kawasan Australia.

Adapun komposisi ras dan etnis di Australia di dominasi oleh orang kulit putih Eropa sekitar 94,4%. Populasi orang Asia atau kulit kuning mencapai 2,1%. Orang Aborigin hanya mencapai sekitar 1,1% karena mereka terdesak akan kedatangan bangsa kulit putih. Sedangkan ras lainnya sekitar 2,4%. Dominasi orang Amerika Utara dan Eropa sangat kental di wilayah ini karena sebagian besar penduduk merupakan imigran.

Agama yang berkembang adalah agama Kristen baik Katolik maupun Protestan. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris atau sering disebut Australian English. Pelafalan aksen Australia merupakan percampuran antara British English dan American English.

Pembagian Wilayah

Wilayah Australia dan Oseania dibagi menjadi beberapa negara bagian. Negara Australia merupakan negara persemakmuran Inggris. Bentuk negaranya adalah kerajaan konstitusional dengan kepala negara adalah Ratu Elizabeth dan kepala pemerintahannya perdana menteri.

Wilayah Australia dibagi menjadi 7 negara bagian dan 1 wilayah teritorial ibukota seperti pada tabel di bawah ini:

No Nama Negara Bagian Ibukota Luas Wilayah (km2)
1. New South Wales Sydney 801,6
2. Queensland Brisbane 1.727.200
3. Victoria Melbourne 227,6
4. Australia Selatan Adelaide 984
5. Australia Barat Perth 2.525.500
6. Tasmania Hobart 67,8
7. Australia Utara Darwin 1.346.200
8. Wilayah Ibukota Australia Canberra 2,4

Sedangkan wilayah Oseania juga terdiri dari beberapa negara yang sebagian besar dikuasai oleh negara-negara Eropa dan Amerika secara pemerintahan. Misalnya saja Hawaii yang merupakan wilayah Amerika Serikat, Kepulauan Polinesia Perancis, dan masih banyak yang lainnya.

Secara wilayah Oseania dibagi menjadi Polinesia (termasuk Selandia Baru), Melanesia (termasuk Papua Nugini), dan Mikronesia (pulau-pulau kecil di samudra Pasifik seperti Fiji, Vanuatu, Solomon, dan lain sebagainya).

Fakta Benua Australia-Oseania

Ada beberapa fakta unik dan menarik tentang benua Australia-Oseania. Beberapa fakta tersebut diantaranya:

1. Australia merupakan satu-satunya negara benua
Maksud dari pernyataan ini bahwa hanya benua Australia yang juga sekaligus merupakan satu wilayah negara yang juga dinamakan negara Australia. Kondisi ini merupakan satu-satunya di dunia sehingga tergolong unik. Negara ini juga merupakan negara dengan luas wilayah terbesar kelima di dunia akan tetapi merupakan benua terkecil di dunia.

2. Memiliki hewan endemik kanguru
Keunikan lainnya yaitu hewan mamalia berkantung yang disebut kanguru. Hewan ini hanya terdapat di wilayah Australia dan menjadi ikon negara tersebut. Nama tersebut diambil dari bahasa suku asli Aborigin yaitu kang-ga-roo yang artinya “saya tidak tahu”.

3. Oseania merupakan kawasan kepulauan terbesar di dunia
Gugusan pulau-pulau Oseania yang membentang dari timur ke barat menjadikan mereka menjadi kawasan kepulauan terbesar.

Itulah beberapa karakteristik benua Australia yang bertetangga dengan Negara Indonesia. Semoga dapat memberikan pengetahuan baru tentang benua yang ada di dunia.